Langsung ke konten utama

Postingan populer dari blog ini

Tugas 7 PBO: Fox & Rabbit Simulator

Class Location: public class Location { private int row; private int col; public Location(int row, int col) { this.row = row; this.col = col; } public boolean equals(Object obj) { if(obj instanceof Location) { Location other = (Location) obj; return row == other.getRow() && col == other.getCol(); } else { return false; } } public String toString() { return row + "," + col; } public int hashCode() { return (row << 16) + col; } public int getRow() { return row; } public int getCol() { return col; } } Class Field: import java.util.Collections; import java.util.Iterator; import java.util.LinkedList; import java.util.List; import java.util.Random; public class Field { private static final Random rand = Randomizer.getRandom(); priva...

Tugas 2 APSI: ERD dan DFD Sistem Ticketing Kereta Api

Tugas 2 APSI: ERD dan DFD Sistem Ticketing Kereta Api DFD Level 0 DFD Level 1 DFD Level 2 ERD

Apa itu Sistem Analyst?

Analis sistem adalah seseorang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan, pengkoordinasian, dan merekomendasikan pemilihan perangkat lunak dan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau perusahaan. Analis sistem memegang peranan yang sangat penting dalam proses pengembangan sistem. Seorang analis sistem harus memiliki setidaknya empat keahlian: analisis, teknis, manajerial, dan interpersonal (berkomunikasi dengan orang lain). Kemampuan analisis memungkinkan seorang analis sistem untuk memahami perilaku organisasi beserta fungsi-fungsinya, pemahaman tersebut akan membantu dalam mengidentifikasi kemungkinan terbaik serta menganalisis penyelesaian permasalahan. Keahlian teknis akan membantu seorang analis sistem untuk memahami potensi dan keterbatasan dari teknologi informasi. Seorang analis sistem harus mampu untuk bekerja dengan berbagai jenis bahasa pemrograman, sistem operasi, serta perangkat keras yang digunakan. Keahlian manajerial akan membantu se...